Sep 112017
 
Facebooktwittergoogle_plusmail

Secara harfiah, IUFD Adalah  semua kematian janin yang terjadi baik selama kehamilan, sebelum atau setelah 28 minggu usia kehamilan (kematian antepartum) dan selama persalinan (intrapartum).

Tetapi kematian iufd yang terjadi sebelum 20 minggu mempunyai etiologi khusus dan biasanya disebut abortus yang jika tetap tinggal di dalam rahim disebut dengan missed abortion.

Penyebab IUFD  adalah selama kehamilan berhubungan dengan sejumlah komplikasi ibu dan/atau janin yang menghasilkan insufisiensi plasenta kronik (biasanya) atau akut (jarang).  Bagaimanapun, pada 20-30 % kasus, penyebabnya masih tidak diketahui.

1. salah satu penyebab IUFD adalah dari faktor  Janin

adalah Bertanggung jawab terhadap 25 – 40 % iufd

Anomali/malformasi kongenital mayor : Neural tube defek, hidrops, hidrosefalus, kelainan jantung congenital        Infeksi janin oleh bakteri dan virus, adalah beberapa contohnya

2. Penyebab lain IUFD adalah dari faktor Plasenta

adalah Bertanggung untuk sekitar 15 – 25 % IUFD, bisa berupa plasenta terlepas (Solusio plasenta), Infeksi plasenta dan selaput ketuban, Infark plasenta, tali pusat melilit leher, ataupun talipusat terpelintir, adalah beberapa penyebab iufd

3. penyebab berikutnya IUFD adalah faktor  ibu

Penyakit hipertensi dan diabetes adalah dua dari penyakit yang sering menyebabkan 5 sampai 8 % persen IUFD

Hiperpireksia – Demam akut ibu > 39,4 oC adalah dapat menyebabkan IUFD scr langsung.

Anemia berat – Sering di daerah tropis, bisa menimbulkan IUFD adalah karena anoksemia ibu

Inkompatibilitas Rh – Hemolisis berlebihan darah janin oleh antibodi yang dibentuk ibu menimbulkan anemia, anoksia dan gagal jantung pada janin.

Post maturitas – hubungannya adalah karena insufisiensi plasenta, resiko lebih meningkat selama proses persalinan.

4. Kelahiran mati yang tidak dapat dijelaskan, adalah faktor IUFD lainnya

adalah Sekitar 10 % IUFD tetap tidak dapat dijelaskan.Kesulitan dalam memperkirakan kausa IUFD tampaknya paling besar pada janin preterm.

KELUHAN yang sering didapatkan pada iufd adalah : Tidak adanya gerakan anak yang sebelumnya telah dirasakan ibu hamil .

PEMERIKSAAN FISIK : 
• Pengurangan gradual tinggi fundus uteri menjadi lebih kecil dari usia kehamilan.

.• Tidak terdengar BJA yang sebelumnya telah pernah ada (lebih menyokong).  Lebih baik menggunakan Doppler drpd stetoskop.

PEMERIKSAAN LANJUTAN :

• Sonografi – Bukti-bukti adalah :

(a) FM (-), termasuk gerak jantung selama 10 menit pemeriksaan yang teliti dengan alat USG real time, merupakan bukti kuat IUFD

(b) Secara bertahap, ditemukan oligohidramnion dan kolaps tulang-tulang tengkorak.

• X-ray abdomen – Bisa ditemukan tanda-tanda berikut dalam derajat yang berbeda, bisa satu atau lebih :• Spalding sign – Overlap iregular tulang-tulang kranial satu sama lain karena pencairan massa otak dan pelunakan jaringan-jaringan ligamentum penyokong.  Biasanya terjadi 7 hari setelah IUFD

PENCEGAHAN : Karena IUFD adalah tidak dapat dicegah secara total, pedoman berikut dapat membantu mengurangi insidens :
• ANC teratur – untuk mencegah dan mendeteksi sedini mungkin serta memberikan terapi efektif yang tidak menimbulkan kematian janin.

• Skrining “ibu-ibu resiko tinggi”, untuk memonitor secara cermat kondisi janin dan untuk terminasi kehamilan jika terjadi kelainan.  Harus dinilai dengan seimbang, sehingga kematian tidak sekedar dipindahkan dari dalam rahim ke ruang perawatan.

Penatalaksanaan IUFD
Metode Terminasi iufd :
Terminasi iufd bisa dilakukan adalah dengan induksi medis :
• Infus oksitosin –  Jika gagal, dosis oksitosin dapat ditingkatkan hari berikutnya.

Prostaglandin : Pemberian secara vaginal (PGE2) atau pesarium lipid di dalam forniks posterior sangat efektif untuk induksi di mana serviks belum matang.
SC pada IUFD .  Plasenta previa berat, bekas SC (2 x atau lebih) dan letak lintang adalah beberapa di antaranya.

 

iufd adalah

(Visited 358 times, 3 visits today)
Facebooktwittergoogle_plusmail

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>