May 292018
 
Facebooktwittergoogle_plusmail
Berikut Contoh hasil USG 4D Proses Perkembangan pertumbuhan janin Bayi dalam kandungan, usia 1-9 bulan, mulai dari pertumbuhan sejak Bertemunya Sel Telur dengan Sperma, hingga Siap Lahir, Gambar disamping adalah hasil usg , dan pencitraan lain yang berhasil direkam

Mari kita mulai ya..

Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan Usia Minggu ke-1 :

ini adalah minggu permulaan, Sel2 telur yang berada didalam rahim, berbentuk seperti lingkaran sinar yg mengelilingi matahari Sel ini akan bertemu dengan sel2 sperma dan memulai proses pembuahan
sekitar 5 juta sel sperma sekaligus berenang menuju tujuan akhir mereka yaitu menuju sel telur yang bersembunyi pada saluran sel telur. Walaupun pasukan sel sperma ini sangat banyak, tetapi pada akhirnya hanya 1 sel saja yang bisa menembus indung telur.

Gambar  Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu ke-2 :

Pembuahan terjadi pada akhir minggu kedua. Sel telur yang telah dibuahi membelah dua 30 jam setelah dibuahi. Sambil terus membelah, sel telur bergerak di dalam lubang falopi menuju rahim. Setelah membelah menjadi 32, sel telur disebut morula.
Sel-sel mulai berkembang dan terbagi kira-kira dua kali sehari sehingga pada hari yang ke-12 jumlahnya telah bertambah dan membantu blastocyst terpaut pada endometrium
 
 
 .

Gambar  Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu 3:
Sampai usia kehamilan 3 minggu, bunda mungkin belum sadar jika sedang mengandung. Sel telur yang telah membelah menjadi ratusan akan menempel pada dinding rahim disebut blastosit. Ukurannya sangat kecil, berdiameter 0,1-0,2 mm.
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia Minggu ke-4 ( 1 bulan ):
Hasil Pembuahan mulai  memproduksi hormon kehamilan (Chorionic Gonadotropin – HCG), sehingga apabila bunda melakukan test kehamilan, hasilnya positif.

.

Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia 5 minggu (1 bulan lebih ):

Terbentuk 3 lapisan yaitu ectoderm, mesoderm dan endoderm. Ectoderm adalah lapisan yang paling atas yang akan membentuk system saraf pada janin tersebut yang seterusnya membentuk otak, tulang belakang, kulit serta rambut. Lapisan Mesoderm berada pada lapisan tengah yang akan membentuk organ jantung janin, buah pinggang, tulang dan organ reproduktif. Lapisan Endoderm yaitu lapisan paling dalam yang akan membentuk usus, hati, pankreas dan pundi kencing.
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia 6 minggu (1 bulan lebih ) :
Ukuran embrio rata-rata 2-4 mm yang diukur dari puncak kepala hingga bokong. Tuba saraf sepanjang punggung bayi telah menutup. Meski Anda belum bisa mendengar, jantung bayi mulai berdetak pada minggu ini. Sistem pencernaan dan pernafasan janin mulai dibentuk, pucuk-pucuk kecil yang akan berkembang menjadi lengan kaki pun mulai tampak
.

Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia 7 minggu (1 bulan lebih )
Akhir minggu ketujuh, panjangnya janin sekitar 5-13 mm dan beratnya 0,8 gram, kira-kira sebesar biji kacang hijau. Pucuk lengan mulai membelah menjadi bagian bahu dan tangan yang mungil. Jantung telah dibagi menjadi bilik kanan dan bilik kiri, begitu pula dengan saluran udara yang terdapat di dalam paru-paru

gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia minggu bulan

 .

Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia 8 minggu (2 Bulan)

Panjang janin kira-kira 14-20 mm. Banyak perubahan yang terjadi pada bayi Anda. Jika Anda bisa melihat , ujung hidung dan kelopak mata mulai berkembang, begitu pula telinga. Brochi, saluran yang menghubungkan paru-paru dengan tenggorokan, mulai bercabang. Lengan semakin membesar dan ia memiliki siku. Semua ini terjadi hanya dalam 6 minggu setelah pembuahan.
bayi sudah mulai terbentuk diantaranya pembentukan lubang hidung, bibir, mulut serta lidah. Matanya juga sudah kelihatan berada dibawah membran kulit yang tipis. Anggota tangan serta kaki juga terbentuk walaupun belum sempurna

.

Gambar  Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia 9 minggu (2 Bulan lebih):

Telinga bagian luar janin mulai terbentuk, kaki dan tangan terus berkembang berikut jari kaki dan tangan mulai tampak. Ia mulai bergerak walaupun Anda tak merasakannya. Dengan Doppler, Anda bisa mendengar detak jantungnya. Minggu ini, panjangnya sekitar 22-30 mm dan beratnya sekitar 4 gram.
.

Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia 10 minggu (2 Bulan lebih) :

Semua organ penting janin yang telah terbentuk mulai bekerjasama. Pertumbuhan otak meningkat dengan cepat, hampir 250.000 sel saraf baru diproduksi setiap menit. Ia mulai tampak seperti manusia kecil dengan panjang 32-43 mm dan berat 7 gram.

.

Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia 11 minggu (2 Bulan lebih):

Panjang tubuhnya mencapai sekitar 6,5 cm. Baik rambut, kuku jari tangan dan kakinya mulai tumbuh. Sesekali di usia ini janin sudah menguap.
Gerakan demi gerakan kaki dan tangan, termasuk gerakan menggeliat, meluruskan tubuh dan menundukkan kepala, sudah bisa dirasakan ibu. Bahkan, janin kini sudah bisa mengubah posisinya dengan berputar, memanjang, bergelung, atau malah jumpalitan yang kerap terasa menyakitkan sekaligus memberi sensasi kebahagiaan tersendiri
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia 12 minggu (3 bulan ):

– Panjang fetus 6-7 cm (crown rump length), dengan berat sekitar 14 gram
-Pusat pertumbuhan tulang mulai timbul pada seluruh tulang janin
-Jari-jari dan kaki mulai terbentuk
-Kulit dan kuku mulai terbentuk
– Janin mulai bergerak spontan

– Bentuk wajah bayi lengkap, ada dagu dan hidung kecil. Jari-jari tangan dan kaki yang mungil terpisah penuh.
– Akibat meningkatnya volume darah ibu, detak jantung janin bisa jadi meningkat. .
– Mulai proses penyempurnaan seluruh organ tubuh. Bayi membesar beberapa millimeter setiap hari. Jari kaki dan tangan mulai terbentuk termasuk telinga dan kelopak mata.

.

Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia 13 minggu (3 Bulan lebih):

Pada akhir trimester pertama, plasenta berkembang untuk menyediakan oksigen , nutrisi dan pembuangan sampah bayi. Kelopak mata bayi merapat untuk melindungi mata yang sedang berkembang. Janin mencapai panjang 76 mm dan beratnya 19 gram.
Kepala bayi membesar dengan lebih cepat daripada yang lain. Badannya juga semakin membesar untuk mengejar pembesaran kepala.
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan dan hasil USG 4D usia 14 minggu (3 Bulan lebih):
Tiga bulan setelah pembuahan, panjangnya 80-110 mm dan beratnya 25 gram. Lehernya semakin panjang dan kuat. Lanugo, rambut halus yang tumbuh di seluruh tubuh dan melindungi kulit mulai tumbuh pada minggu ini. Kelenjar prostat bayi laki-laki berkembang dan ovarium turun dari rongga perut menuju panggul.
Detak jantung bayi mulai menguat tetapi kulit bayi belum tebal karena belum ada lapisan lemak

.

Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia 15 minggu (3 Bulan lebih) :

Tulang dan sumsum tulang di dalam sistem kerangka terus berkembang. Jika bayi Anda perempuan, ovarium mulai menghasilkan jutaan sel telur pada minggu ini. Kulit bayi masih sangat tipis sehingga pembuluh darahnya kelihatan.
Bayi sudah mampu menggenggam tangannya dan mengisap ibu jari. Kelopak matanya masih tertutup

.

Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia 16 minggu ( 4 bulan ):

Panjang fetus ± 12 cm dengan berat 110 g

Bayi telah terbentuk sepenuhnya dan membutuhkan nutrisi melalui plasenta. Bayi telah mempunyai tulang yang kuat dan mulai bisa mendengar suara. Dalam proses pembentukan ini system peredaran darah adalah yang pertama terbentuk dan berfungsi.

Janin mulai bergerak ! Tetapi tak perlu kuatir jika Anda tak merasakannya. Semakin banyak kalsium yang disimpan dalam tulang bayi seiring dengan perkembangan kerangka.

.

Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia 17 minggu (4 Bulan lebih):

Dengan panjang 12 cm dan berat 100 gram, bayi masih sangat kecil. Lapisan lemak cokelat mulai berkembang, untuk menjada suhu tubuh bayi setelah lahir. Tahukah Anda ? Saat dilahirkan, berat lemak mencapai tiga perempat dari total berat badannya.
Rambut, kening, bulu mata bayi mulai tumbuh dan garis kulit pada ujung jari mulai terbentuk. Sidik jari sudah mulai terbentuk
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia 18 minggu (4 Bulan lebih) :
Mulailah bersenandung sebab janin sudah bisa mendengar pada minggu ini. Mata bayi pun berkembang. Ia akan mengetahui adanya cahaya jika Anda menempelkan senter yang menyala di perut. Panjangnya sudah sekitar 14 cm dan beratnya 140 gram.
Bayi sudah bisa melihat cahaya yang masuk melalui dinding rahim ibu. Hormon Estrogen dan Progesteron semakin meningkat.
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan dan hasil USG 4D usia 19 minggu (4 Bulan lebih) :
Tubuh bayi diselimuti vernix caseosa, semacam lapisan lilin yang melindungi kulit dari luka. Otak bayi telah mencapai jutaan saraf motorik karenanya ia mampu membuat gerakan sadar seperti menghisap jempol. Beratnya 226 gram dengan panjang hampir 16 cm.
.
Gambar  Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia 20 minggu (5 bulan):
– Berat janin mencapai sekitar 300 g panjangnya 14-16 cm dan tumbuh secara linier
–  kulit janin sedikit transparan
– rambut kepala mulai terbentuk
Setengah perjalanan telah dilalui.  . Dibawah lapisan vernix, kulit bayi mulai membuat lapisan dermis, epidermis dan subcutaneous.
Proses penyempurnaan paru-paru dan system pernafasan.
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia 21 minggu (5 Bulan lebih):
Usus bayi telah cukup berkembang sehingga ia sudah mampu menyerap atau menelan gula dari cairan lalu dilanjutkan melalui sistem pencernaan manuju usus besar. Gerakan bayi semakin pelan karena beratnya sudah 340 gram dan panjangnya 20 cm
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia 22 minggu (5 Bulan lebih):
Indera yang akan digunakan bayi untuk belajar berkembang setiap hari. Setiap minggu, wajahnya semakin mirip seperti saat dilahirkan. Perbandingan kepala dan tubuh semakin proporsional

.

Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia 23 minggu (5 Bulan lebih):

Meski lemak semakin bertumpuk di dalam tubuh bayi, kulitnya masih kendur sehingga tampak keriput. Ini karena produksi sel kulit lebih banyak dibandingkan lemak. Ia memiliki kebiasaaan “berolahraga”, menggerakkan otot jari-jari tangan dan kaki, lengan dan kaki secara teratur. Beratnya hampir 450 gram
Tangan dan kaki bayi telah terbentuk dengan sempurna, jari juga terbentuk sempurna.

.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia 24 minggu (6 bulan):

– berat janin mencapai sekitar 630 g
– Kulit terlihat mulai keriput dan ada deposit lemak
– Kepala masih terlihat besar, bulu mata dan alis mulai tampak
– Periode perkembangan paru, bronchus dan brochiolus melebar dan duktus  alveolus mulai terbentuk mendekati sempurna
– Janin yang lahir pada minggu ini akan dapat bernafas tetapi kemudian mati karena kantong terminal untuk pertukaran gas belum terbentuk.
Paru-paru mulai mengambil oksigen meski bayi masih menerima oksigen dari plasenta. Untuk persiapan hidup di luar rahim, paru-paru bayi mulai menghasilkan surfaktan yang menjaga kantung udara tetap mengembang
Kulit bayi mulai menebal
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia 25 minggu (6 Bulan lebih):
Bayi cegukan, apakah Anda merasakannya? Ini tandanya ia sedang latihan bernafas. Ia menghirup dan mengeluarkan air ketuban. Jika air ketuban yang tertelan terlalu banyak, ia akan cegukan.
Tulang bayi semakin mengeras dan bayi menjadi bayi yang semakin kuat. Saluran darah di paru-paru bayi sudah semakin berkembang. Garis disekitar mulut bayi sudah mulai membentuk dan fungsi menelan sudah semakin membaik. Indera penciuman bayi sudah semakin membaik karena di minggu ini bagian hidung bayi (nostrils) sudah mulai berfungsi. Berat bayi sudah mencapai 650-670 gram dengan tinggi badan 34-37 cm.
.

Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia 26 minggu (6 Bulan lebih)

Bayi sudah bisa mengedipkan matanya selain itu retina matanya telah mulai terbentuk. Aktifitas otaknya yang berkaitan dengan pendengarannya dan pengelihatannya sudah berfungsi, bunda dapat memulai memperdengarkan lagu yang ringan dan mencoba untuk memberi cahaya lebih disekitar perut, mungkin bunda akan merasakan anggukan kepala si kecil. Berat badan bayi sudah mencapai 750-780gram, sedangkan tingginya 35-38 cm.
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia 27 minggu (6 Bulan lebih):
Minggu pertama trimester ketiga, paru-paru, hati dan sistem kekebalan tubuh masih harus dimatangkan. Namun jika ia dilahirkan, memiliki peluang 85% untuk bertahan.
Indra perasa mulai terbentuk. Bayi juga sudah pandai mengisap ibu jari dan menelan air ketuban yang mengelilinginya. Berat umum bayi seusia si kecil 870-890 gram dengan tinggi badan 36-38 cm.
.

Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia 28  minggu (7 bulan):

 panjang janin 25 cm dengan berat 1100 g. Kulit tipis, merah diliputi oleh vernix kaseosa. Otak bayi semakin berkembang dan meluas. Lapisan lemak pun semakin berkembang dan rambutnya terus tumbuh
Lemak dalam badan mulai bertambah. Walaupun gerakan bayi sudah mulai terbatas karena beratnya yang semakin bertambah, namun matanya sudah mulai bisa berkedip bila melihat cahaya melalui dinding perut ibunya. Kepalanya sudah mengarah ke bawah. Paru-parunya belum sempurna, namun jika saat ini ia terlahir ke dunia, si kecil kemungkinan besar telah dapat bertahan hidup.
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia 29 minggu (7 Bulan lebih) :
Kelenjar adrenalin bayi mulai menghasilkan hormon seperti androgen dan estrogen. Hormon ini akan menyetimulasi hormon prolaktin di dalam tubuh ibu sehingga membuat kolostrum (air susu yang pertama kali keluar saat menyusui).
Sensitifitas dari bayi semakin jelas, bayi sudah bisa mengidentifikasi perubahan suara, cahaya, rasa dan bau. Selain itu otak bayi sudah bisa mengendalikan nafas dan mengatur suhu badan dari bayi. Postur dari bayi sudah semakin sempurna sebagai seorang manusia, berat badannya 1100-1200 gram, dengan tinggi badan 37-39 cm.

.

Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia 30 minggu (7 Bulan lebih):

Lemak dan berat badan bayi terus bertambah sehingga bobot bayi sekarang sekitar 1400 gram dan panjangnya 27 cm. Karena ia semakin besar, gerakannya semakin terasa
Mata indah bayi sudah mulai bergerak dari satu sisi ke sisi yang lain dan dia sudah mulai belajar untuk membuka dan menutup matanya. Saat ini waktu yang terbaik bagi bunda untuk menyenteri perut dan menggerak-gerakan senter tersebut maka mata bayi sudah bisa mengikuti ke arah mana senter tersebut bersinar.cairan ketuban (amniotic fluid) di rahim bunda semakin berkurang. Kini si kecil pun sudah mulai memproduksi air mata. Berat badan bayi 1510-1550 gram, dengan tinggi 39-40 cm.

.

Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia 31 minggu (7 Bulan lebih):

Plasenta masih memberikan nutrisi yang dibutuhkan bayi. Aliran darah di plasenta memungkinkan bayi menghasilkan air seni. Ia berkemih hampir sebanyak 500 ml sehari di dalam air ketuban
Perkembangan fisik bayi sudah mulai melambat pada fase ini, hanya berat badan bayilah yang akan bertambah. Selain itu lapisan lemak akan semakin bertambah dibawah jaringan kulitnya. Tulang pada tubuh bayi sudah mulai mengeras, berkembang dan mulai memadat dengan zat-zat penting seperti kalsium, zat besi, fosfor. Berkebalikan dengan perkembangan fisiknya, pada fase ini perkembangan otaknyalah yang berkembang dengan sangat pesat dengan menghasilkan bermilyar sel. Apabila diperdengarkan musik, bayi akan bergerak. Berat badan bayi 1550-1560 gram dengan tinggi 41-43 cm.

.

Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia 32 minggu (8 bulan)

– Panjang fetus 28 cm, berat 1800 g
– Permukaan kulit kemerahan dan keriput
Jari tangan dan kaki telah tumbuh sempurna, begitu pula dengan bulu mata, alis dan rambut di kepala bayi yang semakin jelas. Lanugo yang menutupi tubuh bayi mulai rontok tetapi sebagian masih ada di bahu dan punggung saat dilahirkan. kemampuan untuk bertahan hidup di luar rahim sudah lebih baik apabila di dilahirkan pada minggu ini.
Kulit bayi semakin merah, kelopak matanya juga telah terbuka dan system pendengaran telah terbentuk dengan sempurna. Kuku dari jari mungil tangan dan kaki si kecil sudah lengkap dan sempurna. Rambutnya pun semakin banyak dan semakin panjang. Bayi sudah mulai bisa bermimpi, .
Pada usia kehamilan ini biasanya kepala bayi sudah berada di bawah dan tidak berputar putar lagi
.
Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia 33 minggu (8 bulan lebih ) :
Bayi telah memiliki bentuk wajah yang menyerupai ayah dan ibunya. Otak bayi semakin pesat berkembang. Pada saat ini juga otak bayi sudah mulai bisa berkoordinasi antara lain, bayi sudah menghisap jempolnya dan sudah bisa menelan. Walaupun tulang-tulang bayi sudah semakin mengeras tetapi otot-otot bayi belum benar-benar bersatu. Bayi sudah bisa mengambil nafas dalam-dalam walaupun nafasnya masih di dalam air. Apabila bayinya laki-laki maka testis bayi sudah mulai turun dari perut menuju skrotum. Berat badan bayi 1800-1900 gram, dengan tinggi badan sekitar 43-45 cm.

.

Gambar Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia 34 minggu (8 bulan lebih):

bayi berada di pintu rahim. Bayi sudah dapat membuka dan menutup mata apabila mengantuk dan tidur, bayi juga sudah mulai mengedipkan matanya. Tubuh bunda sedang mengirimkan antibodi melalui darah bunda ke dalam darah bayi yang berfungsi sebagai sistem kekebalan tubuhnya dan proses ini akan tetap terus berlangsung bahkan lebih rinci pada saat bunda mulai menyusui. Berat Badan bayi 2000-2010 gram, dengan tinggi badan sekitar 45-46 cm.
.
Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia 35 minggu (8 bulan lebih):
Pendengaran bayi sudah berfungsi secara sempurna. Lemak dari tubuh bayi sudah mulai memadat pada bagian kaki dan tangannya, lapisan lemak ini berfungsi untuk memberikan kehangatan pada tubuhnya. Bayi sudah semakin membesar dan sudah mulai memenuhi rahim bunda. Apabila bayi bunda laki-laki maka di bulan ini testisnya telah sempurna. Berat badan bayi 2300-2350 gram, dengan tinggi badan sekitar 45-47 cm.
.
Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia 36 minggu ( 9 bulan):
Panjang janin sekitar 32 cm, berat 2500 g
– Tubuh kelihatan lebih gemuk karena penumpukan lemak sub kutan, kulit keriput pada wajah telah menghilang
Kulit bayi sudah semakin halus dan sudah menjadi kulit bayi. Lapisan lemak sudah mulai mengisi bagian lengan dan betis dari bayi. Ginjal dari bayi sudah bekerja dengan baik dan livernya pun telah memproduksi kotoran. Saat ini paru-paru bayi sudah bekerja baik bahkan sudah siap bertemu dengan mama dan papa.

.

Proses Perkembangan Pertumbuhan Bayi Janin dalam Kandungan usia 37 minggu:

Kepala bayi turun ke ruang pelvik. Bentuk bayi semakin membulat dan kulitnya menjadi merah jambu. Rambutnya tumbuh dengan lebat dan bertambah 5cm. Kuku terbentuk dengan sempurna. Bayi sudah bisa melihat adanya cahaya diluar rahim. Bayi pada saat ini sedang belajar untuk mengenal aktifitas harian, selain itu bayi juga sedang belajar untuk melakukan pernafasan walaupun pernafasannya masih dilakukan di dalam air. Berat badan bayi di minggu ini 2700-2800 gram, dengan tinggi 48-49 cm
Minggu ke-38 hingga minggu ke-40 : Proses pembentukan telah berakhir dan bayi siap dilahirkan.
Semoga Bermanfaat…!!

Maha Besar Tuhan Dengan Semua Ciptaan-NYA

 

ingin tahu apa saja sebenarnya yang bisa dikerjakan janin

saat dalam kandungan… ?

klik di SEBELAHSINI ya

 

 

Facebooktwittergoogle_plusmail
May 272018
 
Facebooktwittergoogle_plusmail

Apakah makanan ibu memengaruhi jumlah produksi ASI?
“Makan yang banyak agar produksi ASI-nya banyak”, begitu katanya. Namun, sebenarnya jumlah makanan yang Anda makan tidak memengaruhi berapa banyak ASI yang dapat diproduksi oleh tubuh Anda. Pada dasarnya, jumlah susu yang diproduksi oleh tubuh Anda dipengaruhi oleh seberapa sering bayi menyusu. Semakin sering bayi menyusu, semakin banyak pula ASI yang dihasilkan tubuh Anda.

Kebutuhan kalori saat menyusui
Kebutuhan kalori Anda justru lebih banyak saat Anda menyusui daripada saat Anda hamil. Hal ini karena tubuh Anda membutuhkan kalori lebih banyak untuk menghasilkan ASI. Jadi, menurunkan berat badan dengan cara membatasi asupan Anda pada saat menyusui bukanlah ide yang bagus. Yang perlu Anda lakukan saat ini adalah mengikuti naluri makan Anda. Jika Anda lapar, maka makanlah. Jangan terlalu dibatasi. Diet berlebihan pada saat ini justru dapat membuat produksi ASI Anda menurun.

Kebutuhan cairan saat menyusui
Biasanya, saat Anda menyusui, Anda akan lebih sering merasa haus. Sebaiknya, sediakan selalu air di dekat Anda, sehingga Anda dapat minum kapan saja ketika Anda merasa haus. Hal ini dapat membantu untuk mencegah Anda dari dehidrasi. Namun, minum terlalu banyak juga tidak diperlukan, bahkan justru dapat membuat Anda merasa tidak nyaman. Minum terlalu banyak juga tidak membuat produksi ASI Anda lebih banyak. Intinya, minum yang cukup ketika Anda haus.

Apakah makanan ibu mempengaruhi kandungan nutrisi dalam ASI?
Faktanya, apa yang ibu makan tidak memengaruhi kualitas atau kandungan nutrisi dari ASI. Ya, ASI diciptakan begitu sempurna. Diet ibu yang buruk tidak akan memengaruhi kualitas atau kandungan dari ASI. Namun, diet yang buruk dapat memengaruhi gizi dan kesehatan ibu. Hal ini terjadi karena jika nutrisi dari makanan ibu kurang memenuhi kualitas ASI yang dibuat, maka tubuh akan mengambil nutrisi tersebut dari tubuh ibu.

Misalnya asupan kalsium ibu yang diperoleh dari makanan kurang dapat memenuhi kualitas ASI yang dibuat oleh tubuh, maka tubuh akan mengambil cadangan kalsium yang ada di tubuh ibu. Hal ini tentunya merugikan untuk kesehatan ibu, bukan?

Oleh karena itu, tetap disarankan untuk para ibu menyusui agar selalu memerhatikan apa saja yang dimakan saat menyusui, paling baik adalah menerapkan diet gizi seimbang. Jika Anda sudah menerapkan diet gizi seimbang, maka Anda tidak butuh lagi mengonsumsi suplemen vitamin dan mineral.

Ternyata, jenis lemak yang dikonsumsi ibu dapat memengaruhi ASI
Asupan lemak tidak memengaruhi jumlah lemak yang terkandung dalam ASI Anda, tetapi dapat memengaruhi jenis lemak yang terkandung dalam ASI Anda, apakah lebih banyak lemak jahat atau lemak baik. Kemudian, jenis lemak ini akan masuk ke dalam tubuh bayi Anda.

Penelitian dalam jurnal European Journal of Clinical Nutrition tahun 2010 menunjukkan bahwa ibu menyusui yang mengonsumsi lemak trans lebih dari 4,5 gram per hari memiliki kemungkinan dua kali lipat bahwa bayi mereka mempunyai kadar lemak tubuh yang tinggi. Lemak trans bisa Anda temukan dalam margarin, minyak padat, dan makanan yang digoreng. Penelitian lain yang dilakukan di Cina tahun 2009 menunjukkan bahwa ibu menyusui yang tinggal di daerah pesisir mempunyai ASI yang mengandung DHA, yang biasanya ditemukan dalam ikan.

Oleh karena itu, juga disarankan untuk Anda untuk lebih memilih mengonsumsi makanan yang mengandung lemak baik daripada yang mengandung lemak jahat. Lemak baik bisa Anda dapatkan dari ikan, alpukat, kacang-kacangan, minyak zaitun, dan lainnya.

Apakah makanan ibu memengaruhi rasa ASI?
Walaupun kualitas ASI tidak dipengaruhi oleh diet Anda, namun rasa dan aroma ASI ternyata dapat dipengaruhi oleh makanan yang Anda makan. Saat Anda makan buah-buahan dan sayuran, bayi Anda juga bisa merasakan rasa dari makanan tersebut dari ASI Anda. Oleh karena itu, bayi ASI bisa mengembangkan banyak rasa dari banyak makanan yang Anda makan, termasuk rasa pedas. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa makanan yang ibu makan dapat memengaruhi rasa ASI hingga 8 jam.

Jika Anda adalah penggemar kopi, kandungan kafein dalam kopi juga dapat memengaruhi rasa ASI. Kurang dari 1% kafein yang Anda konsumsi mungkin akan terkandung dalam ASI. Namun, tubuh bayi lebih sulit untuk mencerna kafein. Jadi, sebaiknya batasi konsumsi kafein Anda (kurang dari 300 mg per hari) saat Anda menyusui.

Saat menyusui, sebaiknya Anda tetap mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang setiap hari. Hal ini dapat membantu bayi Anda terbiasa dengan rasa dari berbagai jenis makanan bergizi. Sehingga, nantinya bayi dapat dengan mudah mengonsumsi berbagai jenis makanan padat yang Anda tawarkan.

Bayi yang disusui ASI mungkin memiliki pemilihan makanan yang lebih luas karena mereka terbiasa mencoba berbagai rasa yang berbeda dari ASI. Sedangkan, bayi yang disusui formula mungkin memiliki pemilihan makanan yang lebih sedikit karena rasa susu formula yang itu-itu saja.

Selain dari makanan yang Anda makan, rasa ASI juga bisa dipengaruhi oleh keturunan, budaya, obat-obatan tertentu, alkohol (jika Anda meminum alkohol), dan rokok (jika Anda perokok). Jadi, rasa ASI bisa berbeda-beda antar ibu.

Kesimpulan
Apa yang Anda makan dapat memengaruhi rasa dan komposisi ASI (terutama jenis lemak yang terkandung dalam ASI). Jadi, sangat penting bagi Anda untuk tetap menerapkan diet gizi seimbang untuk menghasilkan ASI yang sehat dan juga untuk menjaga kesehatan tubuh Anda. Jika asupan makan Anda tidak dapat memenuhi kebutuhan zat gizi tertentu, mungkin Anda membutuhkan asupan vitamin dan mineral tambahan dari suplemen. Namun, sebelum mengonsumsi suplemen, ada baiknya Anda konsultasikan dengan dokter Anda

Facebooktwittergoogle_plusmail